Cara Mengidentifikasi Isi dan Bagian Suatu Teks

Kompetensi : Mengidentifikasi isi dan bagian suatu teks
Cara Mengidentifikasi Isi dan Bagian Suatu Teks

Isi dan Bagian Teks
Teks atau wacana adalah sebuah naskah yang terbentuk dari paragraf-paragraf yang kohesif dan koherensif. Adapun penjelasan lebih lanjut tentang kohesi dan koherensi akan dijelaskan berikut:

1. Kesatuan (kohesi): Di dalam paragraf hanya terdapat satu, permasalahan yang biasanya disebut pikiran utama/gagasan/utama/ide pokok/gagasan pokok.

Cara menuangkan pikiran utama ada dua cara, yaitu:
a. Tersurat: pikiran utama jelas tertuang di dalam kalimat pada sebuah paragraf. Hal itu berarti terdapat kalimat utama dalam sebuah paragraf.

Cara meletakkan kalimat utama ada tiga cara, yaitu:
1). Pada awal paragraf (paragraf dedukif), pikiran utama pada paragraf deduktif terletak pada awal paragraf. Kalimat-kalimat kedua sampai kalimat terakhir adalah kalimat penjelas.

Contoh:
Tempat tinggalku sangat menyenangkan. Kakak dan adik-adikku serta aku merasa tenteram bila berada di rumah. Kami bisa berdiskusi, bercengkerama, dan kadang bersenda gurau untuk hal-hal yang lucu. Ternan-temanku juga merasa betah kalau belajar di rumahku. Di samping tempatnya nyaman, jauh dari kebisingan suara mobil, juga penghuninya ramah tamah.
Pikiran utama paragraf di atas adalah rumah yang rnenyenangkan. Perhatikan contoh kerangka paragraf dan pengembangan paragraf berpola deduksi berikut!

  • Pikiran utama/gagasan utama/ide pokok:

          Keindahan alam yang mengecewakan

  • Pikiran penjelas:

          a. Manusia telah mengubah segaianya
          b. Hutan sawah, dan ladang tegusur
          c. Pohon sudah ridak ada
          d. Pagar bunga sudah berganti
          e. Pembangunan gedung-gedung mewah
Bernostalgia indahnya alam di Batu Malang hanya akan menimbulkan kekecewaan. Dalam kurun waktu tiga puluh tahun dinamika kehidupan anak-anak manusia telah mengubah segalanya. Hutan, sawah, dan ladang tergusur oleh berbagai bentuk bangunan yang meluncur dari kota. Ranting dan cabang pohon telah berganti dengan teruji besi. Pagar tanaman bunga bermekaran dengan indahnya telah diterjang tembok beton yang megah dan kokoh. Batu-batu,gunung telah berubah menjadi gedung plaza megah.

2). Pada akhir paragraf [Paragraf induktif], pikiran utama pada paragraf induktif terletak pada akhir paragraf. Sebuah paragraf induktif biasanya memiliki kalimat simpulan yang eksplisit pada bagian akhir paragraf. Oleh karena itu, sebuah kalimat akhir sebuah paragraf induktif biasanya diawali Kata hubung jadi, oleh karena itu, dengan demikian, dan lain-lain.

Contoh:
Belakangan ini batik mulai dilirik oleh kaum muda. Alasannya simpel, batik bisa dipakai dalam berbagai kesempatan. Tak hanya sebatas untuk acara resmi seperti di berbagai pasta, batik juga dapat digunakan sebagai busana sehari-hari yang unik. Memang kini batik tak hanya identik sebagai busana lawas yang digandrungi kaum tua.

3). Paragraf awal dan akhir paragraf {paragraf campuran} Paragraf campuran memang tidak lazim ditemukan. Pada paragraf jenis ini, kalimat pertama dan kalimat akhir paragraf memiliki maksud yang sama (pengulangan), namun kalimatnya saja yang berbeda.

Contoh:
Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. Dengan bahasa manusia dapat menyampaikan isi hatinya kepada sesamanya. Dengan bahasa itu pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan, menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada sesamanya. Tanpa bahasa, orang sulit untuk bermasyarakat atau bersosialisasi dengan lingkungannya. Jelaslah bahwa bahasa merupakan sarana yang paling penting dalam kehidupnn manusia.

b. Tersirat; pikiran utama dalam paragraf ini tidak tertuang di dalam kalimat utama. Pikiran utamanya menyebar pada seluruh kalimat pada sebuah paragraf. Jadi, paragraf ini tidak ada kalimat utama. Paragraf berjenis narasi (cerita) adalah satu-satunya jenis paragraf yang letak kalimat utamanya tersirat.
Contoh:
Pada bulan Januari 1946 ada sebuah kapal penumpang bertolak dari Surabaya ke Jakarta. Di antaranya ada sejumlah penumpang yang merupakan sukarelawan perang berasal dari Jakarta. Mereka telah dikirim oleh satuannya untuk mempertahankan Surabaya. Tidak jauh dari Selat Madura tiba-tiba terjadi ledakan dahsyat. Kapal tadi telah melanggar ranjau laut. Perlahan-lahan kapal itu tenggelam bersama isinya.

2. Kepaduan [koherensi]: Paragraf yang dibangun oleh kekornpakkan semua kalimat di dalam paragraf tersebut. Kalimat yang satu dengan yang lainnya tersusun secara logis. Untuk membentuk paragraf kohesi, dapat menggunakan kata penghubung antarkalimat dan menggantikan sebuah kata dengan kata ganti tunjuk, kata ganti orang, atau kata lain yang tersirat pada kalimat sebelumnya.

Contoh:
Nadia, Danti, dan Sakila pada Minggu pagi sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta. Mereka akan berlibur di Bali. Selama di sana mereka akan menginap di rumah nenek. Hal itu akan membuat mereka sangat senang. Oleh sebab itu, tiada tampak murung ataupun sedih pada wajah mereka.

SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Perhatikan kutipan paragraf berikut!
(1) Semua orang tua tentu berharap agar kelak anaknya menjadi orang sukses. (2) lndikator kesuksesan biasanya di1ihat dari pekerjaan. (3) Oleh sebab itu, banyak orangtua memilih pendidikan yang tepat, agar anaknya dapat bersaing di dunia kerja. (4) Pendidikan yang tepat memang akan membuat peluang kerja di masa depan semakin terbuka luas.

Kalimat utama paragraf tersebut terdapat pada kalimat ....
a. 4                    b. 3             c. 2      d. 1

Pembahasan:
Kalimat utama adalah suatu kalimat yang mengandung ide pokok dari paragraf tersebut. Letak kalimat utama ada di dua tempat, yaitu kalirnat pertama atau kalimat keempat. Kata kuncinya adalah ide pokok, ada di awal atau di akhir. Kalimat utama paragraf tersebut ada di awal kalimat karena kalimat tersebut mengandung ide pokok (bagian paling penting) paragraf. Kalimat-kalimat selanjutnya adalah penjelas.

Jawaban: D

2. Perhatikan kutipan paragraf berikut!
Untuk menambah kompetensi di dunia kerja, bahasa lnggris perlu dikuasai. Penggunaan bahasa lnggris memiliki nilai penting untuk mendongkrak kemajuan karier. Pada era persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, seseorangyang menguasai bahasa lnggris otomatis memiliki peluang kerja. Seseorang yang tidak menguasai bahasa lnggris peluangnya lebih kecil untuk diterima sebagai karyawan.

Gagasan utama paragraf tersebut adalah......
a. Penguasaan bahasa lnggris bagi pencari kerja
b. Bahasa lnggris untuk mendcmgkrak kemajuan
c. Dunia kerja semakin komperitif dengan bahasa lnggris
d. Peluang kerja bagi yang tidak bisa berbahasa lnggris

Pembahasan:
Gagasan utama adalah suatu ide pokok yang ada dalam suatu paragraf. Setiap paragraf mempunyai gagasan pokok sebagai pengendali. Dikatakan sebagai pengendali karena gagasan pokok itu mengendalikan uraian selanjutnya sehingga gagasan pokok dan penjelasnya menjadi satu makna. Gagasan pokok paragraf itu adalah “Penguasaan bahasa inggris bagi pencari kerja."

Jawaban : A

0 komentar

Post a Comment