Kontrak Belajar Di Sekolah

Salah satu kendala yang dihadapi seorang guru dalam pengelolaan kelas adalah tidak kondusif suasana KBM akibat kenakalan siswa seperti  ada siswa yang tidak mengerjakan PR, siswa yang tidur di kelas, siswa tidak memperhatikan penjelasan guru dikarenakan asyik mengobrol. Akhirnya Guru terjebak selama satu semester menertibkan kelas supaya aktivitas KBM berjalan Kondusif.   Supaya guru dapat “menguasai kelas” di pertemuan pertama guru harus membuat Kontrak Belajar dengan Siswa .  Ada pun Isi ” Kontrak Belajar” sebagai berikut

a.     Pokok Bahasan yang akan dipelajari
Guru harus menyampaikan pokok bahasan  yang akan dipelajari selama satu semester, silabus pelajaran, buku pegangan siswa/modul sehingga siswa tidak bertanya-bertanya materi apa yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya

b.     Kalender KBM
Kalender KBM berisi informasi mengenai materi yang akan diajarkan setiap minggunya, waktu Ulangan Harian, Waktu UTS dan UAS sehingga diharapkan siswa dapat belajar mandiri di rumah dan mendiskusikannya di kelas.

c.      Sistem Penilaian
Hal yang menjadi penilaian di kelas seperti  absensi, sikap, Praktek, Ulangan Harian, UTS dan UAS dijelaskan sedetail mungkin dengan tujuan memotivasi siswa untuk giat Belajar.Sebaiknya siswa juga memiliki jurnal penilainya sendiri sehingga dia tahu akan kekurangan dan kelebihannya dalam suatu pembejaran

d.     Aturan Belajar di Kelas dan Konsukuensinya jika Melanggar
Siswa juga ditanamkan disiplin dan rasa tanggung jawab jika dia berbuat kesalahan maka harus dibuat kesepakatan dengan siswa mengenai hal yang boleh dilakukan ketika proses KBM Berlangsung dan konsukuensinya jika melanggar kesepakatan tersebut sebagai contoh Siswa dilarang menggangu temannya ketika belajar kalau melanggar harus belajar sendiri di Luar Kelas selama Satu Jam Pelajaran.

e.      Motivasi
Supaya lebih semangat dalam belajar guru dapat memberikan motivasi dan inspirasi pada siswa mengenai keberhasilan dan kegagalan seseorang dalam mencapai kesuksesannnya. Keberhasilannya dapat dijadikan contoh dan kegagalannya dijadikan cermin sehingga tidak melakukan hal yang sama.

0 komentar

Post a Comment